Nilai Kerja sama dan gotong royong (Kelas VII)

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN PANCASILA

KELAS : VII (TUJUH) - A 

GURU PENGAMPU : UMIGIARINI PANGESTU, M.Pd

WAKTU PEMBELAJARAN : 8 Mei 2025

Capaian Pembelajaran : Peserta didik memahami pentingnya kerja sama dan gotong royong

Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu menjelaskan nilai penting kerja sama dan gotong royong, Peserta didik mampu menjelaskan nilai penting kerja sama dan gotong royong.

Assalamualaikum selamat pagi anak soleh & soleha. 

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu diberikan kesehatan. Mari kita pembelajaran kita hari ini dengan mengucap syukur kepada Allah agar senantiasa nikmat yg telah diberikan bisa menjadi karunia. Rasa syukur kita kepada Allah bisa kita tunjukan dalam bentuk taat beribadah & tetap semangat dalam menuntut ilmu. Semoga apa yg kita lakukan bisa menjadi ladang Pahala untuk kita semua. aamiin 

Pada materi PPKn, anak-anak akan dikenalkan Nilai penting kerja sama dan gotong royong adalah saling memahami, saling menghargai, saling membantu, saling mengatasi kekurangan, serta menguatkan kebersamaan.

Sebelum pembelajaran, adakah yang tahu apa itu kerja sama dan gotong royong? v  Sebutkan contoh kegiatan sehari-hari dari nilai penting kerja sama dan gotong royong?

A. Pengertian Bekerja Sama dan Bergotong Royong 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kerja sama adalah “kegiatan atau usahayang dilakukan oleh 
beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama.” Arti beberapa adalah lebih dari dua,  namun tidak banyak. Dengan demikian kegiatan bersama yang dilakukan oleh lebih dari dua orang dapat disebut sebagai kerja sama. Kerja sama juga tak hanya dilakukan oleh orang, namun juga oleh lembaga atau organisasi. Seperti kerja sama antarsekolah atau kerja sama antarpemerintah. Adapun pengertian gotong royong adalah “bekerja bersama-sama.” Bekerja bersama-sama ini tentu juga melibatkan lebih dari dua orang. Bedanya, gotong royong bukan hanya melibatkan beberapa orang melainkan juga banyak orang.
Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Manusia selalu hidup berkelompok dan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhannya. Karena tujuan yang sama itulah terjadi kerja sama. 
B. Budaya Gotong Royong Gotong royong 
Merupakan kegiatan bersama masyarakat di sebuah lingkungan. Pada umumnya kegiatan tersebut merupakan kerja fisik berupa saling membantu untuk mendirikan rumah, mengerjakan pekerjaan pertanian di sawah, hingga untuk membangun sarana umum. Bentuk gotong royong yang paling sering dilakukan adalah kerja bakti antartetangga untuk membersihkan lingkungan atau membuat sarana dan prasarana umum, seperti jalan lingkungan atau taman bersama. Semua dilakukan secara sukarela, tanpa ada yang dibayar. 
C. Nilai Penting Kerja Sama dan Gotong Royong

Seperti telah disebutkan sebelumnya, kerja sama adalah kegiatan beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan gotong royong merupakan kerja bersama-sama banyak orang di suatu masyarakat. Sekarang saatnya kalian mengenal apa nilai penting dari kerja sama dan gotong royong tersebut.  Terdapat sejumlah nilai penting kerja sama dan gotong royong. Di antaranya adalah saling memahami, saling menghargai, saling membantu, saling mengatasi kekurangan, hingga menguatkan kebersamaan. Kelimanya dapat digambarkan sebagai berikut:

1.      Saling Memahami

Hal mendasar yang perlu dalam bermasyarakat adalah memahami. Tidak sekadar memahami diri sendiri, namun juga memahami orang lain. Seperti memahami setiap anggota keluarga, setiap teman dan orang-orang di sekolah, memahami para tetangga, dan memahami masyarakat luas. Kerja sama dan gotong royong akan mendorong untuk lebih memahami sesama. Tidak akan berjalan baik kerja sama serta gotong royong jika tak memahami satu sama lain. Dengan kerja sama dan gotong royong membuat setiap orang lebih memahami teman beraktivitasnya.

2.      Saling Menghargai

Tak cukup dengan memahami, antaranggota kelompok atau masyarakat juga perlu saling menghargai. Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Semuanya harus dihargai agar terbangun kehidupan bermasyarakat yang damai. Kerja sama dan gotong royong juga mendorong antaranggota masyarakat saling menghargai. Di balik kekurangan masing-masing, setiap orang ternyata selalu memiliki kelebihan. Kerja sama dan gotong royong mengharuskan setiap orang lebih menghargai rekannya berkegiatan.

3.      Saling Membantu

Saling membantu menjadi ciri dari kerja sama dan gotong royong. Seperti dalam kehidupan masyarakat  kelompok Subak. Mereka Membuat  peng aturan Air agar semua petani terbantu. Begitu juga dalam budaya Marsiadapari Di Batak. SaatIni warga membantu mengolah lahan seorang petani, esoknya petani yang dibantu ganti membantu petani lainnya,  dan seterusnya. Saling bantu dilakukan secara bergiliran sehingga semua petani dapat terbantu.

 

4.      Saling Mengatasi Kekurangan

Ini juga merupakan nilai penting kerja sama dan gotong royong. Seperti ddalam nomor ganda permainan bulu tangkis. Yang bertubuh pendek umumnyadi depan, sedangkan yang tinggi di belakang. Yang depan menghadangshuttlecock di depan net, yang tinggi melancarkan smash dari belakang. Saling mengatasi kekurangan juga digambarkan dalam kerjasama seorangtunanetra dan seorang yang lumpuh. Yang tunanetra dapat menggendongyang lumpuh atau mendorongnya di kursi roda. Sedangkan yang lumpuhdapat memberi petunjuk jalan dengan memberi aba-aba

5.      Menguatkan Kebersamaan

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Itu ungkapan lama yang perludiperhatikan dalam bermasyarakat. Tidak ada pihak yang boleh lebih diuntungkan atau lebih dirugikan dalam kehidupan bermasyarakat. Manis dan pahit perlu dirasakan bersama-sama. Kerja sama dan gotong royong membiasakan untuk memiliki jiwa tersebut. Semakin sering kerja sama dan gotong royong akan semakin menguatkan rasa kebersamaan antarwarga. Sikap egois dan mementingkan diri sendiri akan terkikis melalui kerja sama dan gotong royong. Dengan kerja sama dan gotong royong, semua akan mendapat manfaat dari menguatnya kebersamaan.

Petunjuk Pembelajaran:

  1. Guru akan membuka pembelajaran di kelas 
  2. Siswa wajib absen  saat jam pelajaran berlangsung dan mengikuiti pembelajaran dengan aktif 
  3. Guru memberikan tugas 
  4. Siswa secara aktif mengerjakan tugas yang telah diberikan 

tugas: 

1.   Coba kalian cari contoh kegiatan sehari-hari dari nilai penting kerja sama dan gotong royong, dan tuliskan di tabel berikut

2.    siswa membentuk kelompok masing-masing  terdiri atas sekitar 5 siswa, dan mendiskusikan hasil isian tabel tersebut di atas.

3.     siswa menyajikan hasil diskusi kelompok  melalui media digital, atau dengan membuat poster yang disampaikan ke depan kelas.

Aspek penilaian pembelajaran hari ini : 

  1. Absensi 
  2. Kefokusan dalam menjawab pertanyaan
  3. Jawaban siswa

Terimakasih, untuk antusias dalam pembelajaran hari ini. Tetap semangat belajar yaa nak dan tetap jaga kesehatan yaaa......

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(PP.VIII.16.9.2025) Berani Menjalankan UUD NRI Tahun 1945 di Lingkungan Tempat Tinggal

(PAI.VIII. 28.8.2025) Hukum bacaan Ra dan Lam Jalalah

Landasan Karakter Kerja Sama dan Gotong Royong (Kelas VII)