(PAI.VII.20.11.2025) Pusat peradaban timur islam
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
NAMA GURU : Umigiarini Pangestu, M.Pd
KELAS : VII (Tujuh)
ELEMEN : Sejarah Peradaban Islam
MATERI : Damaskus (pusat peradaban timur islam)
PERTEMUAN : 1 (Satu)
JAM KE : (8-10) 11.30-14.00 WIB
METODE : Problem-Based Learning
MEDIA/ALAT PERAGA : LCD proyektor, komputer/laptop, ice breaking atau kuis interaktif
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik mampu menghayati penerapan akhlak mulia dari kisah-kisah penting dari Bani Umayyah, Abbasiyyah, Turki Usmani, Syafawi dan Mughal sebagai pengantar untuk memahami alur sejarah masuknya Islam ke Indonesia.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
- Memahami dan mengaplikasikan penerapan akhlak mulia dari kisah-kisah penting dari Bani Umayyah, Abbasiyyah, Turki Utsmani, Syafawi dan Mughal
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat pagi anak soleh & soleha.
Bagaimana kabarnya hari ini semoga selalu diberikan keberkahan. aamiin yaarabbal aalamiin.
alhamdulillah, dengan mengucap sykur kepada Allah agar senantiasa nikmat yg telah diberikan bisa menjadi karunia. Rasa syukur kita kepada Allah bisa kita tunjukan dalam bentuk taat beribadah & tetap semngat dalam menuntut ilmu. Semoga apa yg kita lakukan bisa menjadi ladang Pahala untuk kita semua. aamiin yaaRabbal aalamiin..
Pada hari ini kita akan mempelajari tentang sejarah Islam masa kejayaan dinasti umayyah.
Pada bab 5 ini, kita akan melanjutkan perjalanan sejarah Islam dengan mempelajari masa kejayaan Dinasti Umayyah, yakni Damaskus sebagai Pusat Peradaban Timur Islam (661 – 750 M)
Pada materi ini, siswa diharapkan mampu menjelaskan sejarah berdirinya serta kemajuan peradaban Islam pada masa Bani Umayyah.
A. Sejarah Berdirinya Bani Umayyah di Damaskus
Setelah masa Al-khulafa al-rasyidun, berdiri sebuah dinasti yang disebut dengan Bani Umayyah (41 H/661 -132H/750 M).Mu’awiyah bin Abu Sufyan bin Harb bin Abd Manaf adalah pendirinya. Keturunan Umayyah disebut dengan keluarga Umayyah (Bani Umayyah).
Mu’awiyah menjadi khalifah pertama Bani Umayyah. Ibu kotanya adalah Damaskus.
Mu’awiyah bin Abu Sufyan sebagai khalifah pertama yang mengubah pemerintahan dari demokratis menjadi kepemimpinan yang turun temurun.
Selain kepemimpinan turun temurun, pejabat pada Dinasti Umayyah berasal dari keturunan Arab. Mu’awiyah bin Abu Sufyan berpengalaman dalam politik. Ia pernah menjadi seorang pemimpin pasukan untuk menaklukkan Suriah, Palestina, Romawi, dan Mesir.
Mu’awiyah pernah menjabat Gubernur Syam yang membawahi Palestina dan Mesir. Selain mengubah sistem pemerintahan, Mu’awiyah bin Abu Sufyan memindahkan pusat pemerintahan, yaitu dari Madinah ke Damaskus.
Ahli sejarah mencatat terdapat 13 orang yang pernah menjadi khalifah pada Dinasti Umayyah di Damaskus.
Dinasti ini telah menggapai berbagai kemajuan, perkembangan, dan perluasan daerah.
Tugas:
1. Tuliskan secara singkat sejarah pendirian Bani Umayyah di Damaskus (661-750 M)?
2. Bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat membangun negeri kepada generasi penerus bangsa?
3. Mengapa kita harus meneladan nilai-nilai yang ada pada sejarah Bani Umayyah di Damaskus?
4. Buatlah biografi secara singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz!
5. Bagaimana usaha yang dilakukan oleh Bani Umayyah dalam bidang pendidikan!

Komentar
Posting Komentar