PAI.VII.21.5.2026 Etika berkomunikasi

       - Nama Guru : Ms. Umigiarini Pangestu, M.Pd

- Mapel Diampu : Pendidikan Agama Islam

- Hari/Tanggal : Kamis, 21 Mei 2026

- Kelas : VII (Tujuh)

- Materi : etika berkomunikasi


 *Tujuan Pembelajaran*: 

 Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai rukhsah dalam salat (jamak & qasar) dan puasa beserta dalilnya.

 *Materi* (Inti Pembahasan): 

Berikut adalah ringkasan materi singkat untuk kelas 7 "Menghindari Ghibah dan Melaksanakan Tabayyun".

Berikut adalah ringkasan poin-poin pentingnya:

1. Memahami Ghibah (Menggunjing)

*Definisi: Ghibah adalah membicarakan kejelekan atau cacat orang lain yang apabila orang tersebut mendengarnya, ia tidak suka. Meskipun yang dibicarakan itu nyata/benar, tetap disebut ghibah.

* Perbedaan dengan Fitnah: Jika yang dibicarakan adalah kebohongan, maka itu disebut fitnah (buhtan).

* Bahaya Ghibah:

* Dalam Al-Qur'an (Q.S. al-Hujurat/49: 12), ghibah diibaratkan seperti memakan daging saudara sendiri yang sudah mati.

   * Merusak ukhuwah (persaudaraan) dan menimbulkan perpecahan.

   * Menghapus pahala amal kebaikan.

2. Pentingnya Tabayyun (Klarifikasi)

* Definisi: Tabayyun adalah meneliti atau memeriksa kembali suatu berita atau informasi yang diterima agar tidak terjadi kesalahpahaman atau fitnah.

* Dasar Hukum: Merujuk pada Q.S. al-Hujurat/49: 6, yang memerintahkan kita untuk teliti jika ada orang fasik membawa berita, agar kita tidak mencelakakan orang lain karena ketidaktahuan.

* Langkah Tabayyun:

* Cek sumber berita (apakah terpercaya?).

   * Cek isi berita (apakah masuk akal dan benar?).

   * Konfirmasi langsung kepada pihak yang bersangkutan.

3. Etika Berkomunikasi (Mencegah Ghibah)

* Prinsip Speak Good or Stay Silent: Berkata baik atau diam.

* Menjaga Lisan di Media Sosial: Tidak menyebarkan berita (share) sebelum dipastikan kebenarannya (saring sebelum sharing).

* Menghindari Prasangka Buruk (Suuzan): Karena prasangka buruk seringkali menjadi akar dari munculnya ghibah.

4. Hikmah Menghindari Ghibah dan Melakukan Tabayyun

* Hati menjadi lebih tenang karena jauh dari kebencian.

* Menjaga martabat dan kehormatan diri serta orang lain.

* Menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan penuh rasa percaya.

* Terhindar dari dosa besar dan kemurkaan Allah Swt.

 *Assessment* (Mengukur ketercapaian TP) dengan memberikan soal berikut: 

Soal 1

Mengapa sikap tabayun sangat penting diterapkan di era modern di mana arus informasi sangat cepat? Jelaskan!

Soal 2

Sebutkan 3 etika dasar dalam berkomunikasi menggunakan media sosial atau aplikasi pesan!


Soal 3

Jelaskan hubungan antara etika komunikasi (Qaul al-Sadid) dengan kewajiban melakukan Tabayun!

Soal 4

Tuliskan teks ayat atau sebutkan intisari dari Surah Al-Hujurat ayat 6 yang menjadi landasan utama perintah bertabayun!

Soal 5

Berikan satu contoh studi kasus nyata tentang dampak buruk yang terjadi di masyarakat akibat mengabaikan sikap tabayun dalam berkomunikasi!








  






Komentar

Postingan populer dari blog ini

PP.VIII.A.B.SPALGA.7.9.2026 Sifat undang-undang

PP.IX.SPALTU.8.9.2026 Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI tahun 1945

PAK.VIII.8.5.2026 Daring Penanaman Nilai Anti korupsi