PP.VIII.C.D.SPALGA.3.9.2026 Pengesahan UUD NRI Tahun 1945

🇮🇩 PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA 🇮🇩

Pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI

Meneladani Sikap Para Pendiri Bangsa

1. IDENTITAS

```

A. Nama Guru : Umigiarini Pangestu, M.Pd

B. Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila

C. Hari/Tanggal : Kamis, 3 September 2026

D. Fase/Kelas : D / VIII D dan VIII C

E. Materi : Mendeskripsikan proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI serta meneladani sikap para pendiri bangsa.

```

2. CAPAIAN PEMBELAJARAN

```

Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), memahami pentingnya kesepakatan para pendiri bangsa dalam membangun negara, serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai musyawarah, persatuan, tanggung jawab, menghargai perbedaan pendapat, dan mengutamakan kepentingan bersama dalam kehidupan sehari-hari.

```

3. TUJUAN PEMBELAJARAN

```

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  • Menjelaskan latar belakang dan proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI.
  • Mengidentifikasi keputusan penting PPKI tanggal 18 Agustus 1945 berkaitan dengan UUD NRI Tahun 1945.
  • Menjelaskan sikap para pendiri bangsa yang dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menganalisis pentingnya musyawarah, persatuan, toleransi, dan mengutamakan kepentingan bangsa.
  • Menerapkan nilai keteladanan para pendiri bangsa dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

🌱 Tiga Prinsip Deep Learning

🧘 Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik belajar dengan penuh perhatian mengenai proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI, tokoh-tokoh yang terlibat, keputusan yang dihasilkan, serta nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan yang ditunjukkan para pendiri bangsa.

💡 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan sikap para pendiri bangsa, seperti menghargai pendapat, bermusyawarah, bersedia berkompromi, mengutamakan persatuan, dan mendahulukan kepentingan bersama dengan kehidupan nyata di sekolah, keluarga, dan masyarakat.

🎉 Joyful (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan menyimak video, tanya jawab, diskusi kelompok, pengamatan peristiwa sejarah, serta kegiatan refleksi sehingga peserta didik dapat belajar secara aktif, kolaboratif, dan menyenangkan.

```

4. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

```

Alur pembelajaran disusun secara berkesinambungan dari memahami fakta sejarah, menganalisis proses pengambilan keputusan, menemukan nilai keteladanan, kemudian menghubungkannya dengan kehidupan nyata.

  1. Mengamati dan mengingat kembali sejarah.
    Peserta didik mengingat kembali peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan posisi PPKI dalam mempersiapkan berdirinya negara Indonesia.
  2. Memahami proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945.
    Peserta didik mempelajari proses sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dan memahami keputusan penting yang dihasilkan, terutama pengesahan UUD NRI Tahun 1945.
  3. Menganalisis sikap para pendiri bangsa.
    Peserta didik menemukan sikap musyawarah, menghargai perbedaan pendapat, mengutamakan persatuan, tanggung jawab, dan kepentingan bangsa yang ditunjukkan para pendiri negara.
  4. Menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari.
    Peserta didik menganalisis contoh permasalahan di sekolah atau lingkungan sekitar yang dapat diselesaikan melalui musyawarah dan sikap mengutamakan kepentingan bersama.
  5. Merefleksikan dan menerapkan.
    Peserta didik menyimpulkan nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan dan berkomitmen untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

🤲 Penguatan Nilai Keagamaan

Dalam pembelajaran, peserta didik diajak mengingat tiga kebesaran Allah Swt.:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan) — menyadari bahwa Allah adalah pencipta manusia dengan berbagai perbedaan dan kemampuan.
  • Al-Hafiz (Maha Memelihara) — menyadari pentingnya menjaga persatuan, kedamaian, dan kehidupan bersama.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) — menumbuhkan rasa syukur serta kepedulian untuk berbagi dan tidak mementingkan diri sendiri.

Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan bersama harus dijalankan dengan rasa syukur, tanggung jawab, saling menghargai, dan menjaga persatuan.

```

5. MATERI PEMBELAJARAN

```

🇮🇩 A. PPKI dan Persiapan Negara Indonesia

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, para pendiri bangsa menghadapi tugas besar untuk membangun negara yang baru merdeka. Salah satu hal penting adalah menetapkan dasar dan hukum dasar negara.

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) memiliki peranan penting dalam tahap awal pembentukan negara Indonesia. Para anggota PPKI berasal dari berbagai daerah dan memiliki latar belakang yang beragam. Meskipun memiliki perbedaan pandangan, mereka berusaha mencapai keputusan yang dapat diterima untuk kepentingan bangsa.

📜 B. Pengesahan UUD NRI Tahun 1945

Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang yang menghasilkan beberapa keputusan penting bagi negara Indonesia. Salah satu keputusan terpenting adalah mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam proses tersebut terdapat pembahasan dan penyesuaian terhadap rumusan yang sebelumnya telah disusun. Hal ini menunjukkan bahwa para pendiri bangsa bersedia berdiskusi dan melakukan perubahan demi menjaga persatuan serta mengakomodasi kepentingan masyarakat Indonesia yang beragam.

⭐ C. Keputusan Penting PPKI 18 Agustus 1945

  • Mengesahkan UUD NRI Tahun 1945.
  • Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden.
  • Membentuk Komite Nasional Indonesia untuk membantu Presiden sebelum terbentuknya lembaga-lembaga negara sebagaimana diatur dalam UUD.

🤝 D. Sikap yang Dapat Diteladani dari Para Pendiri Bangsa

Perjuangan para pendiri bangsa memberikan banyak keteladanan yang dapat diterapkan oleh peserta didik, antara lain:

  • Mengutamakan persatuan daripada kepentingan kelompok atau pribadi.
  • Menghargai perbedaan pendapat ketika berdiskusi atau bermusyawarah.
  • Bersedia bermusyawarah untuk mencapai keputusan bersama.
  • Mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan diri sendiri.
  • Bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah disepakati.
  • Memiliki sikap toleransi terhadap keberagaman masyarakat Indonesia.

🏫 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Keteladanan para pendiri bangsa dapat diterapkan ketika memilih ketua kelas, menentukan jadwal piket, membagi tugas kelompok, menyelesaikan perbedaan pendapat, menentukan kegiatan kelas, maupun mengambil keputusan dalam organisasi sekolah.

Jika terjadi perbedaan pendapat, kita tidak seharusnya memaksakan kehendak. Kita perlu mendengarkan pendapat teman, menyampaikan alasan dengan sopan, mencari titik temu, dan menerima hasil keputusan bersama dengan penuh tanggung jawab.

🎬 VIDEO PEMBELAJARAN

Simak video berikut dengan saksama, kemudian catat informasi penting yang berkaitan dengan proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI.

Link video: Tonton Video Pembelajaran

🧰 Media Pembelajaran dan Alat Peraga

  • Video pembelajaran tentang PPKI dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945.
  • Materi digital/slide pembelajaran.
  • Gambar atau ilustrasi tokoh-tokoh pendiri bangsa.
  • Papan tulis dan spidol.
  • Perangkat laptop/komputer dan proyektor atau televisi.
  • LKPD atau lembar aktivitas peserta didik.
```

6. ASESMEN FORMATIF / POSTES

```

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan menggunakan alasan yang logis dan hubungkan jawabanmu dengan kehidupan sehari-hari.

Soal 1 — Berpikir Kritis

Dalam kerja kelompok, empat orang siswa memiliki pendapat yang berbeda tentang pembagian tugas. Salah satu siswa memaksakan pendapatnya karena merasa paling pintar. Jika kamu menjadi anggota kelompok tersebut, apa yang akan kamu lakukan agar masalah dapat diselesaikan dengan sikap yang mencerminkan keteladanan para pendiri bangsa? Jelaskan alasanmu.

Soal 2 — Berpikir Kritis

Di kelasmu akan ditentukan kegiatan yang akan dilakukan bersama. Sebagian besar siswa menginginkan kegiatan A, tetapi beberapa siswa memilih kegiatan B karena memiliki alasan yang berbeda. Menurutmu, mengapa sikap menghargai pendapat dan mengutamakan kepentingan bersama penting dalam situasi tersebut? Jelaskan keputusan yang menurutmu paling adil dan hubungkan dengan sikap para pendiri bangsa ketika mengambil keputusan untuk Indonesia.

🎯 Fokus Penilaian

Penilaian diarahkan pada kemampuan peserta didik dalam memahami materi, menganalisis masalah, memberikan alasan yang logis, menghargai perbedaan pendapat, serta menghubungkan nilai keteladanan para pendiri bangsa dengan kehidupan nyata.

```

7. KESIMPULAN MATERI

```

Pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan salah satu peristiwa penting dalam pembentukan negara Indonesia. Keputusan tersebut menjadi dasar penting bagi penyelenggaraan kehidupan bernegara.

Proses yang dilakukan para pendiri bangsa menunjukkan bahwa membangun negara membutuhkan musyawarah, kebijaksanaan, sikap menghargai perbedaan, kesediaan berkompromi, tanggung jawab, serta kemampuan mengutamakan persatuan dan kepentingan bangsa.

Sebagai pelajar, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara menghargai pendapat teman, menyelesaikan masalah melalui musyawarah, tidak memaksakan kehendak, bekerja sama, menjaga persatuan, dan bertanggung jawab terhadap keputusan bersama.

```

8. KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

```

Berdasarkan hasil pengamatan selama proses pembelajaran, peserta didik kelas VIII D dan VIII C menunjukkan keterlibatan yang sangat baik dalam kegiatan pembelajaran. Peserta didik mampu mengikuti penjelasan materi, menyimak video pembelajaran, mengemukakan pendapat, serta menghubungkan nilai keteladanan para pendiri bangsa dengan kehidupan sehari-hari.

98–100%

Peserta didik memahami materi pembelajaran

Sebanyak 98–100% peserta didik menunjukkan pemahaman terhadap proses pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh PPKI dan mampu menyebutkan sikap positif para pendiri bangsa yang dapat diteladani. Peserta didik juga mampu memberikan contoh penerapan musyawarah, menghargai pendapat, persatuan, dan mengutamakan kepentingan bersama dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik yang masih memerlukan penguatan diberikan bimbingan melalui penjelasan ulang, pertanyaan pemantik, diskusi, dan contoh konkret yang dekat dengan kehidupan mereka. Secara keseluruhan, pembelajaran berlangsung aktif, bermakna, menyenangkan, dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

🇮🇩 “Berbeda pendapat bukan alasan untuk terpecah, tetapi kesempatan untuk bermusyawarah dan menemukan keputusan terbaik bagi kepentingan bersama.” 🇮🇩

```

🌟 REFLEKSI PESERTA DIDIK 🌟

“Apa satu sikap dari para pendiri bangsa yang akan kamu praktikkan mulai hari ini di sekolah atau di rumah?”

🇮🇩 🤝 🇮🇩

Pendidikan Pancasila — Fase D / Kelas VIII

Umigiarini Pangestu, M.Pd

Komentar

  1. Nama:akhtar
    Kelas:8c
    Terima kasih umi atas materi yang di sampaikan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAK.VIII.8.5.2026 Daring Penanaman Nilai Anti korupsi

PAI.VIII.4.5.2026 Tugas Dari

PP.VIII.30.7.2026 Kedudukan dan makna Pancasila sebagai Pandangan hidup, penerapan di lingkungan keluarga