Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Satu Kesatuan ( 4 April 2022)

Guru      : Umigiarini Pangestu, M.Pd

Mapel    : PKN 

Kelas     : VIII

VIII A (Senin, 4 April 2022)

VIII B (Senin, 4 April 2022)

VIII C (Rabu, 6 April  2022)

VIII D (Rabu, 6 April  2022)

VIII E (Kamis, 7 April 2022) 

Kode KD     :

3.6 Menginterpretasikan semangat dan komitmen kebangsaan kolektif untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kontek kehidupan siswa

Materi         : 

Menganalisis arti penting Semangat dan Komitmen Kebangsaan untuk untuk memperkuat NKRI

Tujuan         :

  1. Mensyukuri semangat dan komitmen kolektif kebangsaan untuk memperkuat NKRI yang berketuhanan Yang Maha Esa
  2. Menunjukkan sikap gotong royong sebagai wujud nyata semangat dan komitmen kolektif kebangsaan untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
  3. Menganalisis makna semangat dan komitmen kebangsaan.
  4. Menganalisis arti penting Semangat dan Komitmen Kebangsaan untuk untuk memperkuat NKRI
  5. Menganalisis peran Tokoh Masyarakat akan pentingnya Semangat dan Komitmen Kebangsaan untuk memperkuat NKRI


C.   Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Satu Kesatuan 
Jiwa dan semangat para pendiri negara yang dioperasionalkan dalam jiwa dan semangat 45 dimaksudkan untuk menjaga tetap tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia. Pasal 1 ayat(1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan ”Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik” dan Pasal 37 ayat (5) menegaskan ”Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan”. Majelis Permusyawaratan Rakyat telah membuat ketetapan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak boleh diganggu gugat. Bentuk negara kesatuan bagi Indonesia sudah dianggap final. Bagaimana bentuk kesatuan Indonesia, dapat diawali dengan pemahaman bahwa walaupun bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku, bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Menurut data Badan Pusat Statistik yang dilaksanakan pada tahun 2010, di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa. Kesatuan itu dapat dipandang dari 4 segi, yaitu politik, pertahanan keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.
  1. Indonesia sebagai Satu Kesatuan Politik Sebagai satu kesatuan politik, Negara Kesatuan Republik Indonesia meletakkan Pancasila sebagai dasar dan falsafah serta ideologi bangsa dan negara, melandasi, membimbing, dan mengarahkan bangsa menuju tujuan nasional negara. Pancasila adalah dasar Indonesia yang tidak boleh di ganggu gugat oleh siapa pun, baik itu dari luar Indonesia maupun dari dalam, yaitu rakyat Indonesia itu sendiri. Secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa bahwa mereka adalah senasib, sepenanggungan, sebangsa, dan setanah air, serta satu dalam tekad untuk mencapai cita-cita bangsa. Seluruh kepulauan Nusantara ini merupakan satu kesatuan hukum. 
  2. Indonesia sebagai Satu Kesatuan Wilayah Seluruh wilayah Indonesia dengan segala isi dan kekayaan yang terkandung di dalamnya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup dan kesatuan yang mutlak bagi seluruh bangsa Indonesia. Ini menjadi modal dan milik bersama bangsa. Indonesia yang juga terdiri atas berbagai macam suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah, memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa haruslah merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya. Meski pun berbeda, Indonesia tetaplah satu. 
  3. Indonesia sebagai Satu Kesatuan Pertahanan dan Keamanan Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam rangka bela negara dan bangsa. Setiap ancaman terhadap suatu pulau atau suatu daerah pada hakikatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa Indonesia.
  4. Indonesia sebagai Satu Kesatuan Ekonomi Kekayaan wilayah Nusantara baik itu yang berupa potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa. Keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. Tak ada alasan untuk lebih mementingkan daerah A dan menelantarkan daerah yang lain. Atau, bahkan menguras atau mengeruk kekayaan daerah B untuk kepentingan daerah yang lain. Tingkat perkembangan ekonomi harus merata dan seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. 
  5. Indonesia sebagai Satu Kesatuan Sosial dan budaya Masyarakat Indonesia seluruhnya adalah satu. Perkehidupan bangsa harus merupakan kehidupan yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan kemajuan bangsa. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu, sedangkan keragaman yang ada di alamnya menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional. Khusus mengenai wilayah Indonesia, sejarah mencatat pada 13 Desember 1957, pemerintah Indonesia mengeluarkan Deklarasi Djuanda. Deklarasi itu menyatakan: ”Bahwa segala perairan di sekitar, di antara, dan yang menghubungkan pulau-pulau yang termasuk dalam daratan Republik Indonesia, dengan tidak memandang luas ataulebarnya, adalah bagian yang wajar dari wilayah daratan Negara Republik Indonesia dan dengan demikian merupakan bagian daripada perairan pedalaman atau perairan nasional yang berada di bawah kedaulatan Negara Republik Indonesia. Penentuan batas laut 12 mil yang diukur dari garis-garis yang menghubungkan titik terluar pada pulau-pulau Negara Republik Indonesia akan ditentukan dengan Undang-Undang.” Sebelumnya, pengakuan masyarakat internasional mengenai batas laut territorial hanya sepanjang 3 mil laut terhitung dari garis pantai pasang surut terendah. Deklarasi Juanda menegaskan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan wilayah Nusantara. Laut bukan lagi sebagai pemisah, tetapi sebagai pemersatu bangsa Indonesia. 
Berdasarkan Deklarasi Juanda, Indonesia menganut konsep negara kepulauan yang berciri Nusantara (archipelagic state). Konsep itu kemudian diakui dalam Konvensi Hukum Laut PBB 1982 (UNCLOS 1982 = United Nations Convention on the Law of the Sea) yang ditandatangani di Montego Bay, Jamaika, tahun 1982. Indonesia kemudian meratifikasi UNCLOS 1982 tersebut dengan menerbitkan Undang- Undang Nomor 17 Tahun 1985. Sejak itu, dunia internasional mengakui Indonesia sebagai negara kepulauan. Berkat pandangan visioner dalam Deklarasi Djuanda, bangsa Indonesia akhirnya memiliki tambahan wilayah seluas 2.000.000 km2, termasuk sumber daya alam yang dikandungnya.

Untuk lebih jelasnya, mari anak-anak sholeh dan sholeha menyimak vidio ibu berikut: 

TUGAS : 
Jawablah Pertanyaan dibawah ini!
  1. Bagaimana pendapatmu tentang komitmen NKRI harga mati ditinjau dari sejarah lahirnya bangsa Indonesia? 
  2. Tuliskan 4 contoh mengenai keteladanan yang bisa kamu lakukan di lingkungan sekolah! 
  3. Berikan 4 tantangan yang sedang dihadapi bangsa dan negara Indonesia!

Untuk Evaluasi hari ini :

  1. Silahkan kalian pahami materi dan vidio di atas.
  2. Kerjakan 3 pertanyaan diatas
  3. Silahkan komen di blogger sebagai DAFTAR HADIR, dan jangan lupa kumpulkan tugas kalian melalui WA dengan FOTO menggunakan SERAGAM dan dijadikan satu dengan Tugas Kalian (potogrid) paling lambat pukul 20.00 WIB. 

Terimakasih, tetap semangat nak dan tetap jaga kesehatan yaaa......

Wassalamualaikum wr. wb..


Komentar

  1. Assalamu'alaikum bu
    Nama : Nadia Saputri
    Kelas : 8A | Absen : 22
    Terima kasih bu atas materinya hari ini
    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum Bu
    Nama: Iis nur komaria Pratiwi
    Kelas: 8A
    Ket: hadir
    Terima kasih atas materinya, wassalamu'alaikum wr. wb.

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum
    Nama : Arasy gifari tj
    Kelas : 8A
    Ket : Hadir

    BalasHapus
  4. Assalamu'alaikum
    Nama Dimas aji wicaksono
    Kelas 8.A
    Ket Hadir
    Terima kasih

    BalasHapus
  5. Assalamu'alaikum umi
    Nama Rasya Dirsa T
    Kelas 8.A
    KET Hadir
    Terima kasih umi atas materinya
    W assalamu'alaikum WR.WB

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum
    Nama : Naura Afra Azzahra
    Kelas : 8A
    Ket : Hadir
    TerimaKasih

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum
    nama : zelva dwi ariyanti
    kelas : 8a
    ket : hadir
    terima kasih materinya
    wassalamualaikum☺️🙏🏻

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum
    Nama : Rehan randika
    Kls : 8A
    Ket : Hadir

    BalasHapus
  9. Assalamualaikum
    Nama:Jessy mahrani puspita sari
    Kelas:8A
    Hadir

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum Bu
    Nama Ahmad Rizqi fatahillah
    Kelas 8 A
    Ket hadir
    Terimakasih

    BalasHapus
  11. Assalamu'alaikum
    Nama saya Gescha Rifki Jeynabil
    Kelas 8A
    Keterangan hadir, Terimakasih
    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  12. assalamualaikum
    nama: fayyaza wijaya
    kelas : 8A
    hadir

    BalasHapus
  13. Assalamu'alaikum
    Nama: Ahmad Alip Raihan
    Kelas:8B
    Terimakasih wassalamualaikum

    BalasHapus
  14. Assalamualaikum
    Nm:puthie
    Kls:8b
    Ket:hdir

    BalasHapus
  15. Assalamualaikum
    Chalisa Amira gunawan 8b

    BalasHapus
  16. Assalamualaikum
    Nama Afien Muhammad Abdallah
    Kelas 8D
    Ket hadir
    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  17. Assalamualaikum
    Nama..Rakha satria Syah perdana
    Kelas..8c
    Ket..hadir
    Terima kasih

    BalasHapus
  18. Assalamualaikum
    Martha evandra
    8c
    Hadir

    BalasHapus
  19. Assalamualaikum
    Nama: Syntia Wulandari
    Kelas:8D
    Hadir
    Terimakasih,
    Waalaikumsalam

    BalasHapus
  20. Assalamualaikum
    Nama:Xavier Radhitya
    Kelas:8c
    Ket: Hadir
    Terima kasih

    BalasHapus
  21. Assalamualaikum Wr.Wb
    Nama:Azarine Elvina Alesha
    Kelas:8C
    Ket:Hadir
    Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr.Wb

    BalasHapus
  22. Assalamualaikum Wr.Wb
    Nama:Azarine Elfrida Shakila
    Kelas:8C
    Ket:Hadir
    Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr.Wb

    BalasHapus
  23. Assalamualaikum Wr.Wb
    Nama:Abdul Khodir Zailani
    Kelas:8C
    Ket:Hadir
    Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr.Wb

    BalasHapus
  24. assalamualaikum
    nam:safira puteri samanda
    kelas:8c
    ket:hadir

    BalasHapus
  25. Assalamualaikum
    Nama Nili Fatil Huda
    Kls 8c
    Ket Hadir
    Terimakasih

    BalasHapus
  26. Assalamualaikum
    Nama:m.el ramzi ramadan
    Kelas:8D
    Ket:hadir
    Terimakasih

    BalasHapus
  27. Assalamualaikum
    Nama:Fachri Ramadhan
    Kelas:8D
    Ket:hadir
    Terimakasih

    BalasHapus
  28. Assalamualaikum
    Nama:asyia mutiara b
    Kelas:8D
    Hadir
    Terimakasih

    BalasHapus
  29. Assalamualaikum
    Nama : Chelsy Azzahra Zahira
    Kelas : 8C
    Ket : Hadir
    Terima kasih

    BalasHapus
  30. Assalamualaikum
    nama:putri aulia
    kelas:8d
    hadir
    terimakasih,wassalamualaikum

    BalasHapus
  31. Assalamualaikum
    Fadli Al Farizi | Absen : 9
    Hadir

    BalasHapus
  32. Assalamu'alaikum
    Nama = Muhammad Fadhel Al-Hasbi Setiawan
    Kelas = 8C
    Nomor Absen = 17

    BalasHapus
  33. Assalamualaikum
    nama : nurhikmah Sahputri Harahap
    kelas : 8e
    ket : hadir
    terima kasih materinya
    wassalamualaikum☺️🙏🏻

    BalasHapus
  34. Assalamualaikum
    nama : Muhammad Laskar Andwian
    kelas : 8E
    ket : hadir
    terima kasih

    BalasHapus
  35. Assalamualaikum
    nama : yuristian lorriez
    kelas : 8e
    ket : hadir
    terima kasih materinya
    wassalamualaikum☺️🙏🏻

    BalasHapus
  36. Assalammualaikum
    nama :Rahma kaila fitriansah
    kelas :8c
    ket hadir

    BalasHapus
  37. Assalamualaikum
    Nama saya faishal wibowo
    Kelas 8E
    Keterangan hadir
    Terima kasih
    Wassalamualaikum wr wb

    BalasHapus
  38. Assalamualaikum
    Nama Dennis keandra Hermawan
    Kelas 8E
    Ket hadir
    Terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

(PP.VIII.16.9.2025) Berani Menjalankan UUD NRI Tahun 1945 di Lingkungan Tempat Tinggal

(PAI.VIII. 28.8.2025) Hukum bacaan Ra dan Lam Jalalah

Landasan Karakter Kerja Sama dan Gotong Royong (Kelas VII)