PP.VIII.27.7.2026 Kedudukan dan makna Pancasila sebagai pandangan hidup

- Nama Guru : Ms. Umigiarini Pangestu, M.Pd

- Mapel Diampu : Pendidikan Pancasila

- Hari/Tanggal : Senin, 27 Juli 2026

- Kelas : VIII B dan A

- Materi : Kedudukan dan makna Pancasila sebagai Pandangan hidup, penerapan di lingkungan keluarga 

- Capaian Pembelajaran : Memahami kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari;

- Tujuan Pembelajaran : menjelaskan kedudukan dan makna Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa serta mengidentifikasi contoh penerapannya di lingkungan keluarga.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh anak Sholeh/ha. Apa kabarnya hari ini? Masih semangat? Tentu harus semangat dong yaa.. Siapa yang tadi pagi shalat subuh? semoga semua shalat subuh, karena dengan shalat insyaallah allah akan mempermudah kita dalam menyerap ilmu yang diberikan oleh Ibu bapak guru. Hari ini kita akan mempelajari Materi tentang kedudukan dan makna Pancasila sebagai Pandangan Hidup, penerapan di lingkungan keluarga.

Pernahkah kamu mendapati perbedaan pendapat di rumah saat menentukan tujuan liburan, pembagian tugas membersihkan rumah, atau sekadar memilih menu makanan? Perbedaan seperti itu sangat wajar terjadi dalam sebuah keluarga. Namun, tahukah kamu bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikannya secara adil dan damai?

Sebagai warga negara Indonesia, kita sangat beruntung karena memiliki pedoman hidup yang luar biasa, yaitu Pancasila. Pancasila bukan sekadar hafalan untuk upacara bendera, melainkan pandangan hidup yang memberi petunjuk bagi kita dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan sehari-hari—termasuk dalam lingkup terkecil kita, yaitu keluarga.

Melalui materi pembelajaran dan aktivitas berbasis masalah (Problem-Based Learning) kali ini, kita akan bersama-sama mempelajari:

  1. Kedudukan & Makna Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa.
  2. Contoh Penerapan Nyata nilai-nilai Sila 1 hingga Sila 5 di lingkungan keluarga.
  3. Studi Kasus Musyawarah Keluarga untuk melatih kemampuan memecahkan masalah bersama.

💡 “Pancasila hadir bukan untuk dihafalkan di kepala, melainkan untuk dihidupkan dalam sikap dan perbuatan sehari-hari, dimulai dari rumah kita sendiri.”

Sebelum mengunduh berkas LKPD atau melanjutkan membaca materi lengkap di bawah ini, mari kita mulai pembelajaran hari ini dengan membaca doa sesuai keyakinan masing-masing agar ilmu yang kita pelajari membawa keberkahan dan manfaat.

Selamat belajar dan selamat berdiskusi! ✨

Materi: 













Assessment :







Komentar

Postingan populer dari blog ini

PAK.VIII.8.5.2026 Daring Penanaman Nilai Anti korupsi

PAI.VIII.4.5.2026 Tugas Dari

PP.VIII.5.5.2026 Daring WAWASAN NUSANTARA