PP.IX.A.3.11.2026.SPALTU.Praktik mengemukakan pendapat
PRAKTIK MENGEMUKAKAN PENDAPAT
Belajar Berani Berbicara, Santun dalam Berpendapat, dan Menghargai Perbedaan
📘 IDENTITAS PEMBELAJARAN
A. Nama Guru: Umigiarini Pangestu, M.Pd.
B. Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
C. Hari/Tanggal: Selasa, 3 November 2026
D. Fase/Kelas: D / IX A
E. Materi: Praktik Mengemukakan Pendapat
F. Pertemuan ke-: 5
🎯 2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami dan mempraktikkan cara mengemukakan pendapat secara bertanggung jawab, santun, logis, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Peserta didik mampu menyampaikan gagasan berdasarkan alasan yang jelas, mendengarkan pendapat orang lain, menghargai perbedaan pandangan, serta mengambil keputusan melalui musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama.
🌟 3. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian dan pentingnya mengemukakan pendapat dalam kehidupan demokratis.
- Mengidentifikasi hak dan tanggung jawab seseorang dalam menyampaikan pendapat.
- Mempraktikkan cara menyampaikan pendapat secara santun, jelas, dan disertai alasan yang logis.
- Menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat dan tidak memaksakan kehendak.
- Menerapkan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
📌 Tiga Prinsip Deep Learning
Peserta didik memahami bahwa mengemukakan pendapat merupakan hak setiap orang yang harus dilakukan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, bahasa yang santun, serta tidak menyakiti perasaan orang lain.
Peserta didik menghubungkan praktik menyampaikan pendapat dengan kehidupan nyata, seperti berdiskusi dalam kelompok, menyampaikan usulan kepada guru, bermusyawarah memilih ketua kelas, dan menyelesaikan perselisihan dengan teman.
Pembelajaran dilakukan melalui permainan peran, diskusi kelompok, simulasi musyawarah, dan praktik menyampaikan pendapat sehingga peserta didik berani berbicara dan belajar dengan suasana menyenangkan.
🪜 4. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Untuk mencapai tujuan pembelajaran, kegiatan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan sebagai berikut:
- Mengenali konsep: Peserta didik memahami pengertian, tujuan, dan manfaat mengemukakan pendapat.
- Memahami aturan: Peserta didik mengidentifikasi hak, kewajiban, dan batasan dalam menyampaikan pendapat.
- Mengamati contoh: Peserta didik mengamati contoh penyampaian pendapat yang baik dan kurang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
- Berlatih menyampaikan gagasan: Peserta didik menyampaikan pendapat dengan bahasa yang santun, alasan yang logis, dan sikap percaya diri.
- Melakukan simulasi: Peserta didik melaksanakan diskusi dan musyawarah untuk membahas suatu permasalahan.
- Melakukan refleksi: Peserta didik mengevaluasi sikap dan cara berpendapat serta menyimpulkan pentingnya menghargai perbedaan.
📚 5. MATERI PEMBELAJARAN
A. Pengertian Mengemukakan Pendapat
Mengemukakan pendapat adalah kegiatan menyampaikan pikiran, gagasan, ide, saran, atau pandangan seseorang terhadap suatu permasalahan. Pendapat dapat disampaikan secara lisan maupun tulisan dengan tetap memperhatikan norma, etika, dan tanggung jawab.
Setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan tersebut harus digunakan secara bijaksana dan tidak boleh merugikan atau merendahkan orang lain.
B. Pentingnya Mengemukakan Pendapat
- Melatih keberanian dan rasa percaya diri.
- Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
- Membantu menemukan solusi dari suatu permasalahan.
- Menciptakan komunikasi yang terbuka dan demokratis.
- Melatih sikap saling menghargai dan menerima perbedaan.
C. Cara Mengemukakan Pendapat dengan Baik
✅ 1. Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
✅ 2. Sampaikan pendapat dengan jelas dan tidak berbelit-belit.
✅ 3. Berikan alasan atau bukti yang mendukung pendapat.
✅ 4. Dengarkan pendapat orang lain sampai selesai.
✅ 5. Tidak memotong pembicaraan atau memaksakan kehendak.
✅ 6. Bersedia menerima kritik dan saran.
✅ 7. Bertanggung jawab atas pendapat yang disampaikan.
D. Hak dan Tanggung Jawab dalam Berpendapat
Dalam kehidupan demokratis, setiap warga negara mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat. Hak tersebut dilindungi oleh UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28E ayat (3).
Namun, pelaksanaan hak harus disertai tanggung jawab. Kita harus menghormati hak orang lain, menjaga ketertiban umum, serta mematuhi peraturan perundang-undangan sebagaimana tercermin dalam Pasal 28J UUD NRI Tahun 1945.
E. Contoh Praktik Mengemukakan Pendapat
Ketika kelas akan menentukan kegiatan kebersihan, seorang siswa mengusulkan pembagian jadwal piket secara adil agar semua siswa mendapatkan tanggung jawab yang sama.
Seorang anak menyampaikan pendapat kepada orang tua tentang pembagian tugas rumah dengan bahasa yang sopan dan tetap menghormati keputusan bersama.
Warga menyampaikan usulan dalam rapat RT tentang kegiatan kerja bakti dan pengelolaan sampah agar lingkungan menjadi bersih dan sehat.
Seseorang menyampaikan kritik terhadap suatu permasalahan dengan bahasa yang santun, tidak menyebarkan berita bohong, tidak menghina, dan tidak melakukan perundungan.
F. Menghargai Perbedaan Pendapat
Dalam diskusi, setiap orang mungkin memiliki pandangan yang berbeda. Perbedaan tersebut bukan alasan untuk bertengkar. Kita harus membiasakan diri mendengarkan, mempertimbangkan alasan, dan mencari kesepakatan melalui musyawarah.
Hal ini sesuai dengan nilai Pancasila, khususnya sila keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
💡 INGAT! 3 KEBESARAN ALLAH SWT
🌎 1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
Allah menciptakan manusia dengan akal, pikiran, dan kemampuan berbicara. Karena itu, gunakan kemampuan tersebut untuk menyampaikan kebaikan.
🌿 2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
Allah adalah pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita hendaknya menyadari bahwa setiap tindakan dan perkataan harus dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.
🍃 3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Kita diajarkan untuk bersyukur, saling membantu, dan tidak merendahkan orang lain.
"Gunakan lisan untuk menyampaikan kebenaran, pikiran untuk mencari kebaikan, dan hati untuk menghargai sesama."
🎬 MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO
Peserta didik dapat menyimak video pembelajaran berikut sebagai penguatan materi dan bahan diskusi.
Pertanyaan setelah menonton: Mengapa seseorang harus menyampaikan pendapat dengan santun dan bertanggung jawab?
🎤 KEGIATAN PRAKTIK DI KELAS
Simulasi Musyawarah Kelas
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok membahas permasalahan berikut:
Kelas IX A akan mengadakan kegiatan kebersamaan. Sebagian siswa mengusulkan kegiatan olahraga, sebagian menginginkan kegiatan bakti sosial, dan yang lainnya mengusulkan kegiatan pentas seni.
Tugas kelompok:- Sampaikan pendapat masing-masing anggota.
- Berikan alasan yang logis atas usulan tersebut.
- Dengarkan dan hargai pendapat teman.
- Diskusikan kelebihan dan kekurangan setiap usulan.
- Tentukan keputusan melalui musyawarah.
Pesan pembelajaran: Berani mengemukakan pendapat itu penting, tetapi menghargai pendapat orang lain jauh lebih menunjukkan kedewasaan.
🧰 MEDIA DAN ALAT PERAGA
- Laptop dan LCD proyektor untuk menampilkan materi pembelajaran.
- Video pembelajaran tentang mengemukakan pendapat.
- PowerPoint atau slide presentasi.
- Papan tulis dan spidol untuk mencatat hasil diskusi.
- Kartu permasalahan untuk kegiatan simulasi musyawarah.
- Lembar kerja peserta didik (LKPD).
- Buku catatan dan alat tulis.
📝 6. ASESMEN FORMATIF (POSTES)
Petunjuk: Jawablah lima pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas, disertai alasan dan contoh sesuai kehidupan sehari-hari. Gunakan kemampuan berpikir kritis kalian!
Dalam diskusi kelas, kamu memiliki pendapat yang berbeda dengan ketua kelompok. Ketua kelompok tidak setuju dengan usulanmu. Bagaimana cara kamu mempertahankan pendapat tanpa menimbulkan pertengkaran? Jelaskan alasanmu!
Seorang teman mengunggah komentar yang menghina pendapat orang lain di media sosial dengan alasan bahwa setiap orang bebas berbicara. Menurutmu, apakah tindakan tersebut dapat dibenarkan? Bagaimana seharusnya kebebasan berpendapat digunakan?
Dalam pembagian tugas piket, kamu melihat beberapa siswa selalu mendapatkan tugas yang lebih berat dibandingkan siswa lainnya. Jika kamu menjadi salah satu anggota kelas, pendapat atau solusi apa yang akan kamu sampaikan agar pembagian tugas menjadi adil? Jelaskan pertimbanganmu!
Dalam menentukan kegiatan perpisahan kelas, terdapat tiga usulan berbeda. Masing-masing kelompok merasa usulannya paling baik. Menurutmu, langkah apa yang harus dilakukan agar keputusan dapat diterima bersama? Apakah keputusan berdasarkan suara terbanyak selalu menjadi solusi terbaik? Jelaskan!
Ketika seorang teman menyampaikan pendapat dalam rapat kelas, teman-teman lainnya justru menertawakan dan tidak mau mendengarkan. Jika kamu berada di tempat tersebut, tindakan apa yang akan kamu lakukan? Hubungkan jawabanmu dengan nilai sila keempat Pancasila!
📊 Pedoman Penilaian
- Setiap soal memiliki skor maksimal 20.
- Ketepatan memahami permasalahan: 5 poin.
- Kekuatan alasan dan kemampuan berpikir kritis: 10 poin.
- Contoh atau solusi yang sesuai kehidupan nyata: 5 poin.
🌈 7. KESIMPULAN MATERI
Mengemukakan pendapat merupakan hak setiap orang yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Dalam menyampaikan pendapat, kita perlu menggunakan bahasa yang santun, memberikan alasan yang logis, serta menghargai perbedaan pandangan.
Melalui diskusi dan musyawarah, kita dapat menemukan solusi terbaik dari berbagai permasalahan. Sikap tersebut merupakan penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat.
Oleh karena itu, sebagai generasi muda, kita harus berani berbicara, berpikir kritis, tidak memaksakan kehendak, dan selalu menghormati hak orang lain.
💚 REFLEKSI PESERTA DIDIK
Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, renungkanlah:
- Apakah saya sudah berani menyampaikan pendapat?
- Apakah saya sudah mendengarkan pendapat teman dengan baik?
- Apakah saya sudah menghargai perbedaan pendapat?
- Apa yang akan saya perbaiki ketika berdiskusi berikutnya?
Belajar Demokrasi, Menghargai Perbedaan, Membangun Karakter Pancasila.
Guru Mata Pelajaran: Umigiarini Pangestu, M.Pd.

Komentar
Posting Komentar